Jumlah penduduk

Populasi penduduk kota Singkawang setiap tahun mengalami peningkatan. Berdasarkan data Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Singkawang pada tahun 2008, tercatat sebanyak 198.907 jiwa , mayoritas penduduk adalah orang hakka/khek sekitar 62%, selebihnya suku Melayu, Dayak, Tio Ciu dan Jawa. Jumlah ini naik dari tahun 2007 yakni 197.079 jiwa. Pada tahun 2006, sebanyak 188.300 bermukim di kota ini. Penduduk di kota ini tersebar di lima kecamatan, yakni Singkawang Selatan, Singkawang Timur, Singkawang Utara, Singkawang Barat dan Singkawang Tengah. Dari lima daerah ini, terdapat 26 kelurahan. Untuk Singkawang Selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Bengkayang, pada 2006 terdapat 37.396. Tahun berikutnya 2007 ada 40.708 dan pada tahun 2008 yang lalu ada 41.466 manusia. Di Singkawang Timur pada 2006, terdapat 18.951 jiwa dan tahun 2007, 19.022 jiwa. Jumlah itu naik menjadi 19.054 pada tahun 2008.Singkawang Utara tahun 2006, terdapat 20.287 jiwa. Pada tahun berikutnya, 2007, dihuni oleh 21.160 jiwa. Peningkatan terjadi pada tahun 2008 menjadi 21.401 manusia.

Wilayah Singkawang Barat 2006 silam, tercatat 59.534 penduduk. Jumlah tersebut naik secara signifikan pada 2007 menjadi 60.307 jiwa. Pada 2008 sebanyak 60.656 manusia hidup di Singkawang. Terakhir di Singkawang Tengah tahun 2006 ada 52.132 jiwa. Sedangkan 2007, terdapat 55.882 manusia. Jumlah yang signifikan terjadi pada 2008 menjadi 56.330 orang. Kesemua penduduk itu tersebar di wilayah Kota Singkawang yang memiliki luas 504,00 Km2. Laju pertumbuhan penduduk Kota Singkawang pada tahun 2006 sekitar 5,6 persen

Asal Usul Singkawang

Awalnya Singkawang merupakan sebuah desa bagian dari wilayahkerajaan Sambas, Desa Singkawang sebagai tempat singgah para pedagang dan penambang emas dari Monterado. Para penambang dan pedagang yang kebanyakan berasal dari negeri China, sebelum mereka menuju Monterado terlebih dahulu beristirahat di Singkawang, sedangkan para penambang emas di Monterado yang sudah lama sering beristirahat di Singkawang untuk melepas kepenatannya, dan Singkawang juga sebagai tempat transit pengangkutan hasil tambang emas (serbuk emas). Waktu itu, mereka (orang Tionghoa) menyebut Singkawang dengan kata San Keuw JongBahasa Hakka ), mereka berasumsi dari sisi geografis bahwa Singkawang yang berbatasan langsung dengan laut Natuna serta terdapat pengunungan dan sungai, dimana airnya mengalir dari pegunungan melalui sungai Sampai ke muara laut. Melihat perkembangan Singkawang yang dinilai oleh mereka yang cukup menjanjikan, sehingga antara penambang tersebut beralih profesi ada yang menjadi petani dan pedagang di Singkawang yang pada akhirnya para penambang tersebut tinggal dan menetap di Singkawang.

Pembentukan Kota Administratif Singkawang

Kota Singkawang semula merupakan bagian dan ibukota dari wilayah Kabupaten Sambas (UU. Nomor : 27 Tahun 1959) dengan status Kecamatan Singkawang, dan pada tahun 1981 Kota ini menjadi Kota Administratif Singkawang (PP Nomor 49 Tahun 1981), Tujuan pembentukan Kota Administratif Singkawang adalah untuk meningkatkan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan secara berhasilguna dan berdayaguna dan merupakan sarana utama bagi pembinaan wilayah serta merupakan unsur pendorong yang kuat bagi usaha peningkatan laju pembangunan. Selain pusat pemerintahan Kota Administratif Singkawang ibukota kabupaten sambas juga berkedudukan di Kota Singkawang.

Singkawang, 2007

Pembagian Administratif

Singkawang memperoleh status kota berdasarkan UU No. 12/2001 tanggal 21 Juni 2001. Berdasarkan Perda Kota Singkawang Nomor : 1 Tahun 2003 tentang Perubahan desa menjadi Kelurahan di Kota Singkawang, dan Perda Nomor : 2 Tahun 2003 tentang Pembentukan dan Perubahan Nama Kecamatan di Kota Singkawang Sesuai dengan ketentuan tersebut di atas, terdapat 5 (lima) Kecamatan dan 26 (dua puluh enam) Kelurahan Yakni :

  1. Kelurahan Pasiran,
  2. Kelurahan Melayu,
  3. Kelurahan Kuala, dan
  4. Kelurahan Tengah.
  1. Kelurahan Sei Garam Hilir,
  2. Kelurahan Naram,
  3. Kelurahan Sei Bulan,
  4. Kelurahan Sei Rasau,
  5. Kelurahan Setapuk Kecil,
  6. Kelurahan Setapuk Besar, dan
  7. Kelurahan Semelagi Kecil
  1. Kelurahan Sedau,
  2. Kelurahan Sijangkung,
  3. Kelurahan Pangmilang, dan
  4. Kelurahan Sagatani.
  1. Kelurahan Sanggau Kulor,
  2. Kelurahan Pajintan,
  3. Kelurahan Nyarungkop,
  4. Kelurahan Bagak Sahwa, dan
  5. Kelurahan Mayasopa.
  1. Kelurahan Roban,
  2. Kelurahan Condong,
  3. Kelurahan Sekip Lama,
  4. Kelurahan Jawa,
  5. Kelurahan Sei Wie, dan
  6. Kelurahan Bukit Batu.

Geografi

Dengan luas wilayah 504 km², Singkawang terletak di wilayah khatulistiwa dengan koordinat diantara 0°44’55,85” – 1°01’21,51″LS 108°051’47,6”-109°010’19”BT Batas-batas wilayah

Utara Kecamatan Selakau Kabupaten Sambas
Selatan Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Bengkayang
Barat Laut Cina SelatanLaut Natuna
Timur Kecamatan Samalantan Kabupaten Bengkayang

0 Responses to “SINGKAWANG”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




August 2014
M T W T F S S
« Jul    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Months


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: